LUWU — Budidaya pertanian hidroponik mulai berkembang di wilayah Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu. Salah satunya terlihat di Desa Marinding, di mana petani lokal mulai memasarkan berbagai hasil pertanian hidroponik seperti selada, packcoy, hingga buah melon dengan sistem panen sesuai pesanan.
Produk hidroponik yang dibudidayakan tersebut dipasarkan dengan mengutamakan kualitas dan kesegaran. Untuk selada hidroponik, harga jual ditawarkan Rp10.000 per ikat, sementara sistem pemanenan dilakukan setelah adanya pesanan dari konsumen agar produk tetap segar hingga sampai ke tangan pembeli.
Pengelola budidaya hidroponik setempat menyebutkan, metode tanam hidroponik dipilih karena dinilai lebih higienis, bersih, dan mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas untuk kebutuhan konsumsi masyarakat.
Selain selada yang banyak digunakan sebagai lalapan, salad, maupun pelengkap burger, budidaya packcoy juga mulai diminati karena memiliki permintaan pasar yang cukup baik. Sementara itu, buah melon hidroponik menjadi salah satu komoditas unggulan karena menawarkan kualitas buah yang lebih terjaga melalui sistem budidaya modern.
Budidaya hidroponik sendiri mulai menjadi alternatif usaha pertanian modern di sejumlah wilayah karena tidak membutuhkan lahan yang luas serta dinilai lebih efisien dalam pengelolaan tanaman.
Produk hidroponik dari Desa Marinding, Kecamatan Bajo Barat, ini dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan sayuran dan buah segar berkualitas.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan pemesanan atau memperoleh informasi lebih lanjut, dapat menghubungi WhatsApp di nomor 0821-9149-2304.
(Tim redaksi)



