BENNER ATAS

 


Iklan

Pemkab Luwu dorong peningkatan SDM Lokal melalui program Green Training Awak Mas

Admin
Selasa, Mei 19, 2026 WIB Last Updated 2026-05-19T08:30:27Z


BELOPA – Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Macmahon Indonesia dan PT Masmindo Dwi Area secara resmi menamatkan 35 peserta Program Pelatihan Hijau atau Green Training Completion Proyek Tambang Awak Mas Tahun 2025. Acara penutupan digelar di Ruang Pola Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu, Selasa (19/5/2026).

 

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang berjalan sejak 18 Juli 2025, bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat sekitar wilayah pertambangan, khususnya warga Kecamatan Latimojong.

 

Ketua Panitia Pelaksana, Dikdik Syamsur Sidik, melaporkan bahwa dari 35 peserta yang dinyatakan lulus, sebanyak 30 orang di antaranya adalah perempuan. Angka ini menunjukkan partisipasi aktif dan peran besar kaum perempuan di sektor industri dan pertambangan.

 

“Sebanyak 30 dari 35 peserta merupakan perempuan. Ini membuktikan besarnya peran perempuan di sektor industri, khususnya pertambangan,” ungkap Dikdik.

 

Selama mengikuti pelatihan, para peserta dibekali keterampilan teknis pengoperasian berbagai jenis alat berat, meliputi truk ganduk, buldoser, pemadat tanah, perata jalan, hingga ekskavator. Tak hanya keahlian teknis, peserta juga dibina terkait pembentukan pola pikir, kedisiplinan, serta budaya keselamatan kerja.

 

General Manager PT Macmahon Indonesia Lokasi Awak Mas, Daryono Labula, menjelaskan bahwa tantangan utama dalam pelatihan bukan hanya pada kemampuan teknis, melainkan pembentukan karakter. Pihaknya juga menyebutkan bahwa saat ini sekitar 76 persen tenaga kerja yang terlibat di proyek pertambangan tersebut merupakan warga masyarakat lokal.

 

“Kami tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membangun budaya keselamatan dan kesiapan mental di dunia kerja. Sebagian besar tenaga kerja kami berasal dari warga sekitar,” jelas Daryono.

 

Sementara itu, Perwakilan Direktur PT Masmindo Dwi Area, Nevindatama Putranta, berharap para lulusan menjadi pelopor dan teladan bagi warga lain, serta menjadi awal lahirnya tenaga kerja lokal yang andal dan berdaya saing tinggi.

 

“Para lulusan ini adalah pionir yang diharapkan mampu menjadi contoh bagi generasi berikutnya. Program ini adalah langkah awal menciptakan tenaga kerja lokal yang kompeten,” tegas Nevindatama.

 

Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali, dalam sambutannya menekankan bahwa keterampilan saja belum cukup. Menurutnya, sikap dan integritas menjadi kunci utama keberhasilan seseorang di dunia kerja.

 

“Keterampilan itu penting, namun sikap dan integritas adalah kunci utama keberhasilan dalam bekerja,” ujar Ahmad Gazali.

 

Bupati Luwu, Patahudding, yang hadir dan melepas peserta, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif perusahaan tambang dalam membangun potensi warga. Ia berharap ke depan keterlibatan tenaga kerja perempuan semakin ditingkatkan mengingat karakter mereka yang dinilai lebih tekun dan tangguh.

 

“Saya berharap para peserta senantiasa menjaga kepercayaan dan integritas. Ini peluang besar demi masa depan yang lebih baik. Perempuan terbukti lebih tekun dan tangguh, ke depan keterlibatan mereka harus terus meningkat,” pesan Bupati Patahudding.

 

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sofyan Thamrin, Kepala Dinas Pendidikan Andi Palanggi, Camat Latimojong, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Latimojong. Program ini direncanakan akan terus berlanjut seiring berjalannya proyek untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi warga Kabupaten Luwu.

 

(Zn)

Komentar

Tampilkan

  • Pemkab Luwu dorong peningkatan SDM Lokal melalui program Green Training Awak Mas
  • 0

Berita Terkini