LUWU, Zonaluwuraya.com - Kasus dugaan korupsi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2024 terus menjadi sorotan publik di Kabupaten Luwu
Hingga kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu belum mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain di luar 7 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Ketua Umum HMI MPO Cabang Palopo, Muhammad Saidi, angkat bicara. la mendesak Kejari Luwu untuk menuntaskan penanganan kasus tersebut secara menyeluruh.
Saidi menilai masih ada potensi keterlibatan oknum lain, termasuk dari kalangan pejabat.
"Kasus ini harus dituntaskan. Kejari Luwu harus menegakkan supremasi hukum dan mengusut semua pihak yang terlibat tanpa tebang pilih," tegas Saidi saat dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2026).
la juga menekankan pentingnya sikap objektif dan transparan dari aparat penegak hukum dalam menangani perkara tersebut, agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.
"Kami meminta aparat penegak hukum berlaku objektif dan transparan, sehingga tidak ada oknum yang sengaja dilindungi atau dibebaskan," ujarnya.
Menurut Saidi, kasus ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya petani sebagai pihak yang dirugikan.
"Publik berhak mendapatkan kepastian hukum. Apalagi kasus ini sangat merugikan kelompok tani dan petani secara keseluruhan," tandasnya.
Senada dengan itu, perwakilan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Luwu yang enggan disebutkan namanya juga menyatakan dukungannya terhadap upaya penuntasan kasus tersebut.
Berdasarkan hasil kajian dan konsolidasi internal organisasi, ditemukan sejumlah indikasi yang memperkuat dugaan adanya pihak lain yang terlibat.
Konsolidasi tersebut, kata dia, merujuk pada temuan dari laporan hasil investigasi, baik yang berasal dari masyarakat maupun keterangan salah satu tersangka dalam perkara ini.
"Dalam laporan itu disebutkan adanya beberapa nama yang belum tersangka dan besar dugaan kami adanya indikasi permainan mata antara kejari dan pelaku dalam proses pengawalan pemeriksaan," terangnya.
(SB:luwuraya.indeksmedia.id)









