Iklan

Benner up

BPJS Kesehatan dan Pemkab Luwu Utara Gelar Sosialisasi Keaktifan JKN

Redaksi
Kamis, 4/02/2026 WIB Last Updated 2026-04-09T01:30:28Z


Zonaluwuraya.com | Palopo, – BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menggelar sosialisasi di Aula Lagaligo pada Senin (02/03) untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga keaktifan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kegiatan ini ditujukan kepada pemerintah desa dan para pemangku kepentingan terkait pengelolaan data kepesertaan, khususnya pada segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), agar program ini tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.


Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, dalam sambutannya menekankan pentingnya memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Luwu Utara. Ia menyatakan bahwa kesehatan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun daerah.

“Validasi data yang akurat dan cepat harus dimulai dari desa dan kelurahan. Dengan adanya penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), diharapkan pengusulan kembali bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan layak dapat dilakukan dengan baik, sehingga program ini dapat tepat sasaran,” ujar Andi Abdullah Rahim.


Bupati juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Utara berupaya mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan mendorong para investor untuk turut menanggung kepesertaan JKN di wilayah investasi mereka. Upaya ini diharapkan dapat memperluas cakupan kepesertaan JKN, khususnya di daerah terpencil seperti Rongkong, Seko, dan Rampi.


BPJS Kesehatan juga memberikan materi sosialisasi mengenai alur proses penambahan, penghapusan, serta penggantian peserta PBI JK. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat mengenai pentingnya memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif, terutama saat masyarakat membutuhkan layanan kesehatan.


Salah satu peserta sosialisasi, Sudadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pencerahan dan informasi yang dapat diteruskan kepada masyarakat di wilayahnya. Ia berharap masyarakat yang status kepesertaannya tidak aktif dapat segera diaktifkan kembali sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami sebagai peserta dan pemerintah desa mendapatkan pencerahan dan informasi yang berguna untuk diteruskan kepada masyarakat. Kami juga berharap masyarakat yang status kepesertaannya tidak aktif dapat segera diaktifkan kembali,” ujar Sudadi.


Selama kegiatan sosialisasi, masyarakat yang status kepesertaannya tidak aktif diberikan edukasi mengenai mekanisme pengaktifan kembali kepesertaan. Salah satu alternatif yang dijelaskan adalah pendaftaran kepesertaan pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri, untuk memastikan peserta dapat mengakses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tanpa kendala.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Dahniar Hasyim, memberikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, pemerintah desa, serta masyarakat yang hadir. Ia berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keaktifan status kepesertaan JKN, serta memanfaatkan berbagai kanal layanan digital yang telah disediakan.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga keaktifan kepesertaan JKN, serta memanfaatkan kemudahan layanan informasi yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja,” tutup Dahniar.

Komentar

Tampilkan

  • BPJS Kesehatan dan Pemkab Luwu Utara Gelar Sosialisasi Keaktifan JKN
  • 0

Berita Terkini