Tak sekadar seremonial, Kapolres bersama jajaran pejabat utama Polres Luwu memeriksa secara detail kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, hingga pola pengamanan di Pos Terpadu Belopa, Pos Pengamanan Ponrang dan Walenrang, serta Pos Pelayanan Kecamatan Bua.
Kapolres menegaskan, pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda prioritas Polri karena menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan rasa aman seluruh masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang menjalankan ibadah Natal.
“Tidak boleh ada ruang kelalaian. Setiap personel harus siap siaga, responsif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Adnan di sela peninjauan.
Ribuan aktivitas masyarakat diperkirakan meningkat selama momentum Nataru, mulai dari ibadah, arus mudik lokal, hingga aktivitas wisata dan perdagangan. Karena itu, Polres Luwu mengerahkan personel gabungan lintas sektor, mulai dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD hingga Senkom untuk memastikan semua potensi gangguan bisa dicegah sejak dini.
Selain pengamanan lalu lintas dan pusat keramaian, pengamanan gereja menjadi fokus utama. Setiap rumah ibadah yang menggelar Misa Natal mendapatkan pengawalan dan pengamanan berlapis, termasuk dukungan personel Brimob dan TNI, demi memastikan ibadah berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat.
Kapolres Luwu juga mengingatkan masyarakat agar tidak merayakan Natal dan Tahun Baru dengan euforia berlebihan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Hindari minuman keras, jangan bermain petasan, dan patuhi aturan lalu lintas. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” imbaunya.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap potensi kriminalitas, terutama saat meninggalkan rumah untuk beribadah atau berlibur. Layanan Call Center Polri 110 dipastikan aktif 24 jam untuk merespons setiap laporan masyarakat.
Dengan pengamanan terintegrasi dan kesiapsiagaan penuh seluruh personel, Polres Luwu optimistis momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung dalam suasana aman, damai, dan penuh kebersamaan.
Menutup rangkaian kegiatan, AKBP Adnan Pandibu menyampaikan pesan kebangsaan dan toleransi.
“Selamat merayakan Natal bagi saudara-saudara umat Kristiani. Semoga damai dan kasih Natal menyertai kita semua. Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan semangat persatuan, optimisme, dan komitmen menjaga Luwu tetap aman dan sejahtera.”
(*)



