Iklan

Benner up

Milad Ke-113 Muhammadiyah Sulsel di Palopo, Ribuan Warga Padati Lapangan Pancasila

Admin 02 / Srf
Sabtu, 12/06/2025 WIB Last Updated 2025-12-08T06:03:15Z


Zonaluwuraya.com | PALOPO, — Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah tingkat Wilayah Sulawesi Selatan berlangsung meriah di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sabtu pagi (6/12/2025).

Kegiatan yang dipusatkan di Palopo ini dihadiri ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan, dengan estimasi mencapai 5.000 orang.

Mengusung tema “Bersama Muhammadiyah Memajukan Kesejahteraan Bangsa”, acara tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan kebangsaan.

Ketua PW Muhammadiyah Sulsel sekaligus Rektor Unismuh Makassar periode 2020–2024, Prof. Dr. Ambo Asse, menegaskan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan nasional tidak dapat hanya bertumpu pada bantuan sosial. Menurutnya, peningkatan kualitas hidup masyarakat harus menjadi fokus utama.

“Situasi yang kita hadapi tidak mudah. Angka kemiskinan memang sekitar 9 persen menurut BPS, namun tingkat kerentanan di atas garis kemiskinan sangat tinggi. Bahkan, jika memakai garis kemiskinan global, Bank Dunia mencatat kerentanan mencapai 60 persen. Pengangguran juga masih memprihatinkan dengan jumlah lebih dari satu juta orang,” ujarnya.

Prof. Ambo menambahkan, Muhammadiyah harus berperan aktif mencari solusi terhadap akar permasalahan bangsa, bukan hanya bergerak dalam kegiatan amal semata. Ia menilai organisasi perlu terlibat lebih jauh dalam penanganan isu kemiskinan dan pengangguran, termasuk melalui kolaborasi dengan pemerintah.

“Kita harus menjadi pencerah sekaligus pemberi arah bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan. Jika ada kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat atau cenderung menguntungkan oligarki, Muhammadiyah perlu menyuarakan nahi mungkar secara struktural. Perselingkuhan antara kekuasaan dan oligarki hanya akan merugikan masyarakat,” tegasnya usai rangkaian acara.

Selain itu, Prof. Ambo turut menyoroti musibah bencana alam yang melanda wilayah Sumatera. Ia mendorong dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan pengelolaan lingkungan oleh pemerintah maupun perusahaan yang beroperasi di daerah terdampak.

“Wallahu alam, tetapi kita harus berupaya menemukan akar masalahnya,” ucapnya.

Rangkaian Milad ke-113 turut diramaikan dengan penyerahan hadiah pra-milad, penganugerahan Muhammadiyah Awards, serta berbagai atraksi budaya dan seni bela diri Tapak Suci yang melibatkan sekitar 200 peserta. Pada kesempatan tersebut, Muhammadiyah juga menggalang dana untuk membantu korban bencana.(*)

Komentar

Tampilkan

  • Milad Ke-113 Muhammadiyah Sulsel di Palopo, Ribuan Warga Padati Lapangan Pancasila
  • 0

Berita Terkini