Benner up

 


Iklan

Kejari Luwu Gelar Upacara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024: Teguhkan Komitmen Melawan Korupsi, Wujudkan Indonesia Maju

°Redaksi™
Senin, 12/09/2024 WIB Last Updated 2025-11-21T09:57:09Z

zonaluwuraya.com || Luwu-Dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu menggelar upacara resmi di halaman kantor Kejaksaan Negeri Luwu pada Senin, 9 Desember 2024. Upacara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu, Zulmar Adhy Surya, SH., MH. Dalam kesempatan tersebut, Kajari menyerukan pentingnya semangat bersama dalam memberantas korupsi guna menciptakan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berdaya saing.


Dalam amanatnya, Kajari Luwu mengungkapkan rasa syukur atas momentum penting ini sebagai pengingat untuk terus menguatkan komitmen melawan korupsi. "Melalui tema 'Bersama Melawan Korupsi untuk Indonesia Maju', kita diingatkan akan peran strategis seluruh elemen bangsa dalam memperkuat integritas dan membangun Indonesia yang bebas dari korupsi. Hal ini sejalan dengan visi nasional menuju Indonesia Maju 2045," tegas Zulmar Adhy Surya.


Mengacu pada data Transparency International, Kajari Luwu menyoroti bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2024 stagnan di angka 34, dengan peringkat turun dari 110 menjadi 115 dunia. "Angka ini menjadi alarm bagi kita semua. Korupsi tidak hanya menghancurkan moral bangsa, tetapi juga merusak pilar-pilar pembangunan nasional," ungkapnya.


Menurut Zulmar, pemberantasan korupsi tidak hanya dapat dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga membutuhkan langkah-langkah preventif, edukasi masyarakat, serta perbaikan sistem birokrasi. Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas aparat penegak hukum, khususnya di tubuh kejaksaan. "Tugas kita semakin kompleks seiring berkembangnya modus korupsi, termasuk di bidang aset digital. Untuk itu, profesionalitas, keahlian, dan moralitas yang kokoh harus menjadi landasan utama," lanjutnya.



Selain itu, Kajari memberikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah dan legislator dalam memperkuat kelembagaan hukum, terutama melalui implementasi undang-undang kejaksaan terbaru dan pembentukan Badan Pemulihan Aset. Upaya ini diharapkan mampu mengoptimalkan penanganan kasus korupsi serta memaksimalkan pemulihan kerugian negara.


Setelah upacara, Kejari Luwu melaksanakan kegiatan pembagian kaos dan stiker bertemakan Hari Antikorupsi Sedunia kepada masyarakat dan pegawai pemerintahan di Kabupaten Luwu. Pembagian ini dilakukan di sejumlah lokasi strategis, seperti Kantor Bupati Luwu, Mal Pelayanan Publik, dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum. "Pesan kami jelas: korupsi adalah kejahatan luar biasa yang menjadi musuh bersama. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberantasnya demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berintegritas," ujar Zulmar.


Melalui kegiatan ini, Kejari Luwu berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi serta menguatkan semangat kolektif dalam memerangi praktik korupsi di berbagai lini kehidupan.  


Penutup: Di akhir amanatnya, Kajari Luwu kembali menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan berdaya saing global. "Mari kita jadikan momentum Hari Antikorupsi Sedunia ini sebagai refleksi atas perjuangan kita melawan korupsi. Bersama, kita wujudkan masa depan Indonesia tanpa korupsi," pungkasnya.  


Upacara ini dihadiri oleh seluruh jajaran Kejari Luwu, perwakilan pemerintah daerah, serta siswa SMA. Suasana penuh semangat dan antusiasme yang terpancar dari para peserta menjadi bukti komitmen nyata dalam mewujudkan Indonesia yang bersih, maju, dan bebas dari korupsi.(**)

Komentar

Tampilkan

  • Kejari Luwu Gelar Upacara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024: Teguhkan Komitmen Melawan Korupsi, Wujudkan Indonesia Maju
  • 0

Berita Terkini