Iklan

BENNER ATAS

Ketua Golkar Luwu Masuk Tim Formatur, Ikut Susun Kepengurusan IAS

Redaktur
Sabtu, 7/18/2026 WIB Last Updated 2026-07-19T19:48:13Z


Ketua DPD II Partai Golkar Luwu, Patahuddin, dipercaya menjadi salah satu anggota tim formatur yang akan menyusun kepengurusan baru DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031.

Kepercayaan tersebut diberikan setelah Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026).


Masuknya Patahuddin ke dalam tim formatur menempatkan perwakilan dari Tana Luwu dalam proses penyusunan struktur kepengurusan Partai Golkar di tingkat provinsi. Tim ini bertugas merumuskan susunan pengurus yang akan mendampingi IAS menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.


Dalam mekanisme organisasi Partai Golkar, tim formatur memiliki kewenangan menyusun komposisi kepengurusan, termasuk mengisi sejumlah posisi strategis sebelum diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk memperoleh pengesahan.


Selain IAS sebagai Ketua Formatur, tim tersebut juga diisi Muhidin M Said yang mewakili unsur DPP Partai Golkar, Salwa Muhtar dari Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Patahudding selaku Ketua DPD II Partai Golkar Luwu, serta Ketua DPD II Partai Golkar Bone, Andi Fashar M Padjalangi.


Bagi Patahuddin, penunjukan tersebut menambah peran strategisnya di internal Partai Golkar. Selain memimpin DPD II Partai Golkar Luwu, ia akan ikut menentukan arah pembentukan kepengurusan Golkar Sulawesi Selatan untuk masa bakti 2026–2031 bersama anggota formatur lainnya.


Sementara itu, penetapan IAS sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menandai berakhirnya rangkaian Musda XI yang diikuti seluruh pemegang hak suara dari kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.


IAS sebelumnya menjadi satu-satunya bakal calon yang memenuhi persyaratan pencalonan hingga akhirnya ditetapkan memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut untuk lima tahun ke depan.

Dalam pembukaan Musda, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meminta kepengurusan baru segera memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah. Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus mempersiapkan partai menghadapi berbagai agenda politik mendatang.


Setelah tim formatur menyelesaikan tugasnya, hasil penyusunan kepengurusan akan disampaikan kepada DPP Partai Golkar untuk mendapatkan pengesahan. Kepengurusan baru selanjutnya akan menjadi motor organisasi Partai Golkar Sulawesi Selatan selama periode 2026–2031.


(*)

Komentar

Tampilkan

  • Ketua Golkar Luwu Masuk Tim Formatur, Ikut Susun Kepengurusan IAS
  • 0

Berita Terkini

Ads